The Relation Pattern Between Energy and Protein Intake Against Student's Body Mass Index

Case Study at UIN Sunan Ampel Surabaya Students

  • Ilham Ilham Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Sarita Oktorina Uin Sunan Ampel
  • Moh. Rizqi Haqiqi As'at Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Abstract

The content of food nutrients is the key to for the body development as well maintenance. Poor food intake along with unhealthy lifestyle is one of the factors that cause various chronic diseases. Students belong to the transition age group from late adolescence to early adulthood. Most students live in boarding houses and dormitories, so students have an irregular diet and are unhealthy. The research aimed to investigate the relationship between energy and protein intake with Body Masa Index among active students at the Faculty of Science and Technology. The result showed that there was a significant correlation between energy consumption, protein consumption and students knowledge, with student;s Body Mass Index, while 8.3% of the respondents were identified into the 1st category of obesity

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Balitbangkes RI. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2007. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2008.
2. Arisman. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC; 2005.
3. Depkes RI. Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan Untuk Petugas). Jakarta: Direktorat Jendral Bina Kesehatan Masyarakat; 2003.
4. Potter P., Perry A. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. 4th ed. Jakarta: EGC; 2005.
5. Almatsier S. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2002. 333 p.
6. Elnovriza D, Bachtiar H, Yenrina Y. Hubungan Pengetahuan dan Asupan Zat Gizi dengan Status Gizi Mahasiswa di Asrama Universitas Andalas. J Kesehat Masy Andalas. 2009 Sep 1;4(1):21–6.
7. Sari RI. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Remaja Usia 12-15 Tahun di Indonesia Tahun 2007 [Internet] [Skripsi]. [Depok]: Universitas Indonesia; 2012. Available from: http://lib.ui.ac.id
8. Kusumajaya Y. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Remaja (SLTP dan SLTA) di Wilayah DKI Jakarta Tahun 2005 [Thesis]. [Depok]: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia; 2007.
9. Welis W. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Gizi Lebih pada Siswa SLTP Kesatuan dan SLTP Bina Insani di Kota Bogor Tahun 2003 [Internet]. Program Pascasarjana Universitas Indonesia; 2003. Available from: http://core. kmi. open. ac. uk/download/pdf/12135959. pdf
10. James Parker, Parker P. Blood Glucose : A Medical Dictionary, Bibliography, and Annotated Research Guide to Internet References. San Diego: ICON Group International, Inc; 2004.
11. Li L, Li H, Yang Y, Shi X. The Epidemiology Study on Adolescent Simple Obesity in Primary and Middle School in Zhengzhou City. Henan J Prev Med. 18:18–20.
12. Swastika MIV. Hubungan Jenis Kelamin, Karakteristik Ibu dan Faktor Lain Dengan Status Gizi Lebih Pada Siswa SD Mardiyuana Depok Tahun 2012 [Internet] [Skripsi]. [Depok]: Universitas Indonesia; 2012. Available from: http://lib.ui.ac.id
13. Sholikhah WS. Hubungan Antara Usia, Indeks Massa Tubuh Dan Tekanan Darah Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Di Desa Baturan Kecamatan Colomadu [Skripsi]. [Surakarta]: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2014.
14. Trisnawati SK, Setyorogo S. Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2012. J Ilm Kesehat. 2013;5(1):6–11.
15. Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC; 2002.
16. Mardhatillah. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Siap Saji Modern (Fast Food), Aktivitas Fisik, dan Faktor Lainnya dengan Kejadian Gizi Lebih pada Remaja SMA Islam PB. Soedirman di Jakarta Timur Tx`ahun 2008 [Skripsi]. [Depok]: Universitas Indonesia; 2008.
17. Notoatmodjo S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rieneke Cipta; 2003. 15-49 p. (16).
18. Shely Rosita D. Hubungan Antara Pengetahuan Gizi, Sikap Terhadap Gizi dan Pola Konsumsi Siswa Kelas XII Program Keahlian Jasa Boga di SMK Negeri 6 Yogyakarta [Internet] [Skripsi]. [Yogyakarta]: Universitas Negeri Yogyakarta; 2015. Available from: http://eprints.uny.ac.id/19392/
19. Sediaoetama AD. Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid I. Jakarta: Dian Rakyat; 2000.
20. Pratiwi R. The Influence of Predisposing, Enabling and Reinforcing Factors on Meal Patterns of Senior High Students in Shafiyyatul Amaliyyah Education Foundation in Medan [Thesis]. [Medan]: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara; 2011.
21. Sartika RAD. Faktor Risiko Obesitas Pada Anak 5-15 Tahun di Indonesia. Makara Kesehat. 2011;15(1):37–43.
22. Rokhmah F, Muniroh L, Nindya TS. Hubungan Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro Dengan Status Gizi Siswi SMA di Pondok Pesantren AL-Izzah Kota Batu. Media Gizi Indones. 2017;11(1):94–100.
23. Dewi CK. Hubungan Antara Tingkat Kecukupan Gizi (Energi, Protein, Vitamin A, Vitamin C dan Zat Besi) Dengan Status Gizi Santriwati (Studi di Asrama Putri Pondok Pesantren Al Islam Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk). Indones J Public Health. 2011;9(11).
24. Sasmito PD. Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak) Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Umur 13-15 Tahun di Propinsi DKI Jakarta (Analisis Data Sekunder Riskesdas 2010). Nutr Diaita. 2015;7(1).
25. Jami SR. Hubungan Asupan Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat dan Serat Terhadap Status Gizi Lebih Remaja Umur 13-15 Tahun Di Pulau Sumatera (Analisis Data Sekunder Riskesdas Tahun 2010) [Thesis]. Universitas Esa Unggul; 2013.
26. Eirene M. Hubungan Antara Asupan Energi dan Protein dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Walantakan Kecamatan Langowan [Skripsi]. Universitas Sam Ratulangi; 2014.
27. Kurdanti W, Suryani I, Syamsiatun NH, Siwi LP, Adityanti MM, Mustikaningsih D, et al. Faktor Tang Mempengaruhi Kejadian Obesitas pada Remaja. J Gizi Klin Indones. 11(4):179–90.
28. Gillis L, Kennedy L, Gillis A, Bar-Or O. Relationship Between Juvenile Obesity, Dietary Energy and Fat Intake and Physical Activity. Int J Obes. 2002;26(4):458.
29. Puchau B, Ochoa MC, Zulet MÁ, Marti A, Martínez JA, Members G. Dietary Total Antioxidant Capacity and Obesity in Children and Adolescents. Int J Food Sci Nutr. 2010;61(7):713–21.
30. Dewi ES. Hubungan Antara Konsumsi Lemak dan Serat Dengan Status Gizi (Tinjauan Masalah Kecenderungan Obesitas di SD HJ. Isriati Semarang) [Skripsi]. [Semarang]: Universitas Negeri Semarang; 2000.
31. Thompson J, Manore M, Voughan L. Science of Nutrition. 2ed. USA: Pearson Education Inc; 2011. 126-127 p.
32. Gropper S, Smith J, Groff J. Advanced Nutrition and Human Metabolism 5th ed. USA: Wadsworth Cengange Learning; 2009. 115 p.
33. Sari DM, Panunggal B. Hubungan Asupan Serat, Natrium dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas dengan Hipertensi pada Anak Sekolah Dasar [Thesis]. [Semarang]: Universtas Diponegoro; 2013.
34. Muchlisa C, Indriasari R. Hubungan Asupan Zat Gizi dengan Status Gizi pada Remaja Putri di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makasar Tahun 2013 [Thesis]. [Makassar]: Unversitas Hassanudin; 2013.
35. Parizkova J, Hills A. Childhood Obesity (Prevention and Treatment), Second Edition. CRC Press; 2005.
Published
2017-09-19
How to Cite
ILHAM, Ilham; OKTORINA, Sarita; AS'AT, Moh. Rizqi Haqiqi. The Relation Pattern Between Energy and Protein Intake Against Student's Body Mass Index. Journal of Health Science and Prevention, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 97-106, sep. 2017. ISSN 2549-919X. Available at: <http://jurnalfpk.uinsby.ac.id/index.php/jhsp/article/view/98>. Date accessed: 24 jan. 2018. doi: https://doi.org/10.15642/jhsp.2017.1.2.93-103.