Psikoedukasi Pendidikan Seks Remaja Dengan Gangguan Spektrum Autisme Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pendidikan Seks Pada Orang tua dan Guru

  • Doni Mustofa UNTAG Surabaya
  • Igaa Noviekayati Universitas 17 Agustus 1945
  • Sahat Saragih Universitas 17 Agustus 1945
Keywords: Psikoedukasi Pendidikan Seksual, Remaja Dengan Gangguan Spectrum Autis, Orangtua dan Guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spectrum autis kepada orangtua dan guru. Serta menguji perbedaan pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik non parametrik versi SPSS 20, dengan Teknik Wilcoxon dan Mann Whitney U Test. Hasil Penelitian Z hitung > Z tabel = 4.711 > 2.58 yang menunjukkan bahwa pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis kepada orangtua dan guru memberikan pengaruh yang signifikan. Sedangkan hipotesis kedua Z hitung < Z tabel = 0.334<1.96 menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Psychiatric Association (APA). (2000). Diagnostic and Statistica Manual of Mental Disorders (DSM) IV-TR. Washington DC: American Psychiatric Association

American Psychiatric Association (APA). (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) V. Washington DC: American Psychiatric Association

Azwar. S. (2013). Metode Penelitian . Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Batubara, J. R. L. (2010). Adolescent Development (Perkembangan Remaja). Sari Pediatri. Vol.12, No.1, 21-29

Bloom, B. S., Engelhart, M. D., Furst, E. J., Hill, W. H., & Krathwohl, D. R. (1956). Taxonomy of Educational Objective: The Classification of Educational Goals. Handbook 1 Cognitive Domain. New York: David McKay

Colarossi, L., Silver, E. J., Dean, R., Perez, A., & Rivera, A. (2014). Adult role models: Feasibility, acceptability, and initial outcomes for sex education. American Journal of Sexuality Education, 9 (2), 155-175

Daradjat, Z. (2012). Ilmu Pendidikan Islam, Cetakan X. Jakarta: Bumi Aksara

Goldman, J. D. (2011). An exploration in health education of an integrated theoretical basis for sexuality education pedagogies for young people. Health Education Research, 26 (3), 526-541

Kirkpatrick, D. L. (1996). Evaluating Training Programs. San Fransisco: Bereet Kohler Publiser

Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom’s taxonomy: An overview. Theory into Practice. 41(4), 212-218.

Kusmiran, E. (2013). Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika

Pask, L., Hughes, T. L., & Sutton, L. R. (2016). Sexual knowledge acquisition and retention for individuals with autism. International Journal of School & Educational Psychology, 4 (2), 86-94

Sullivan, A., & Caterino, L. C. (2008). Addresing the sexuality and sex education of individuals with autism spectrum disorder. Education and Treatment of Children, 31 (3), 381-394

Stokes, M., Newton, N., & Kaur, A. (2007). Stalking, and social and romantic functioning among adolescents and adults with autism spectrum disorder. Journal of Autism and Developmental Disorder , 37 (10), 1969-1986

Published
2020-01-23
How to Cite
MustofaD., NoviekayatiI., & SaragihS. (2020). Psikoedukasi Pendidikan Seks Remaja Dengan Gangguan Spektrum Autisme Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pendidikan Seks Pada Orang tua dan Guru. Indonesian Psychological Research, 2(1), 39-47. https://doi.org/10.29080/ipr.v2i1.217