DAMPAK PSIKOLOGIS PADA PERKAWINAN REMAJA DI JAWA TIMUR

  • Jefri Setyawan Universitas Negeri Surabaya
  • Rizka Hasna Marita Universitas Negeri Surabaya
  • Ismi Kharin Universitas Negeri Surabaya
  • Miftakhul Jannah Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Remaja adalah individu yang berusia 13-18 tahun. Menurut PBB, perkawinan pada remaja secara umum didefinisikan sebagai pernikahan yang dilakukan di bawah umur 18 tahun. Definisi ini tidak terbatas pada masalah perbedaan budaya, benua ataupun area. Terlepas dari faktor apapun yang menyebabkan individu terjebak dalam perkawinan, praktik perkawinan remaja ini memiliki dampaknya tersendiri bagi yang bersangkutan. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran dampak psikologis dari perkawinan remaja di Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pada penelitian ini, variabel yang akan diteliti dampak psikologis pada perkawinan remaja yang akan digali secara mendalam. Untuk memungkinkan analisis data antar subjek, maka subjek penelitian akan berjumlah dua subjek dari masing-masing daerah. Total jumlah subjek adalah enam orang yang tersebar di Kota Surabaya, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Gresik. Teknik sampling yang digunakan adalah pengambilan sampel bola salju. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memperkaya referensi dan pengetahuan mengenai perkawinan remaja di Jawa Timur. Manfaat penelitian ini adalah dapat menjadi acuan untuk intervensi dalam penurunan angka perkawinan remaja di Jawa Timur. Sehingga dalam tujuan jangka panjang diharapkan penelitian ini mampu memberikan kesadaran bagi setiap orang, terutama peran pemerintah dalam pencegahan praktik pernikahan di usia muda.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-03-24
How to Cite
SETYAWAN, Jefri et al. DAMPAK PSIKOLOGIS PADA PERKAWINAN REMAJA DI JAWA TIMUR. Jurnal Penelitian Psikologi, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 15-39, mar. 2017. ISSN 2087-3441. Available at: <http://jurnalfpk.uinsby.ac.id/index.php/JPP/article/view/51>. Date accessed: 23 nov. 2017.