Pengaruh Pelatihan Konsep Diri terhadap Kecenderungan Pembelian Impulsif pada Remaja Akhir di Kabupaten Tulungagung

  • Putri Dwi Aliyati Universitas 17 Agustus 1945
  • IGAA Noviekayati Universitas 17 Agustus 1945
  • Muhammad Farid Universitas 17 Agustus 1945
Keywords: Pembelian Impulsif, Konsep Diri

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan konsep diri terhadap kecenderungan pembelian impulsif pada remaja akhir di Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen randomized two group design posttest only dengan sample remaja akhir usia 18-20 tahun sebanyak 20 orang, yaitu 10 orang pada kelompok eksperimen dan 10 orang pada kelompok kontrol. Post test menggunakan skala kecenderungan pembelian impulsif Verplanken dan Herabadi dengan reliabilitas 0.9. Setelah diberikan pelatihan konsep diri dan post test skala kecenderungan pembelian impulsif, hasil perhitungan statistik dengan analisis independent t-test menunjukkan nilai sig= 0.158 (p>0.05) yang berarti bahwa tidak ada pengaruh pelatihan konsep diri terhadap kecenderungan pembelian impulsif.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Putri Dwi Aliyati, Universitas 17 Agustus 1945

Program Studi Magister Psikologi

IGAA Noviekayati, Universitas 17 Agustus 1945

Program Studi Magister Psikologi

Muhammad Farid, Universitas 17 Agustus 1945

Program Studi Magister Psikologi

References

Agustiani, H. (2009). Psikologi Perkembangan: Pendekatan Ekologi Kaitannya dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri pada Remaja. Bandung: PT. Refika Aditama.

Aini & Anisa (2018). Demi Belikan HP untuk Sang Anak, Seorang Ibu di Surabaya Rela Menjual Ginjalnya. Tribunnews Online. Diakses dari http://www.tribunnews.com/regional/2018/03/07/demi-belikan-hp-untuk-sang-anak-seorang-ibu-di-surabaya-rela-menjual-ginjalnya.

Besouh, N. & Belkhir, D.O. (2018). The Effect of Mood on Impulse Buying Behavior – Case of Algerian Buyers. Austin Journal of Business Administration and Management. 2(1): 1023

Burns, R.B. (1993). Konsep Diri: Teori, Pengukuran, Perkembangan dan Perilaku. Jakarta: Penerbit Arcan.

Cialdini, R.B., & Goldstein, N.J. (2004) Social influences: Compiliance and comformity. Annual Review of Psychology, 55, 591-621.

Dell’osso B., Allen A., Altamura A.C., Buoli M., & Hollander E. (2008). Impulsive-Compulsive Buying Disorder: Clinical Overview. Australian and New Zealand Journal of Psychiatry. 42 (4):259-66. https://doi.org/10.1080/00048670701881561.

Desmita (2011). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Diskominfo Tulungagung (2018). Data dan Statistik Ekonomi Kabupaten Tulungagung. Dinas Komunikasi dan Informasi Tulungagung, diakses tanggal 2 Agustus 2019 dari http://tulungagung.go.id/wp-content/uploads/2019/01/Data-dan-Statistik-Ekonomi-2018.pdf

Elias, M.J., Tobias, S.E., & Friedlander, B.S. (2004). Cara-cara Efektif Mengasah EQ Remaja: Mengasuh dengan Cinta, Canda dan Disiplin. Bandung: Penerbit Kaifa PT Mizan Pustaka

Enrico, A., Aron, R. & Oktavia, W. (2014). The factors that influenced consumptive behavior: a survey of university students in Jakarta. International Journal of Scientific and Research Publications, 4(1). Diakses dari http://www.ijsrp.org/research-paper-0114/ijsrp-p2518.pdf. tanggal 30 Desember 2018.

Fauzia, M. (2018). Perilaku Konsumtif Masyarakat Turut Sebabkan Rupiah Anjlok. Kompas Online. Diakses dari https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/06/170057026/perilaku-konsumtif-masyarakat-turut-sebabkan-rupiah-anjlok pada tanggal 1 Februari 2019.

Firdaus, D., & Yusuf, U. (2017). Hubungan antara Self Esteem dengan Impulsive Buying (Studi pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi yang Berbelanja Melalui Instagram). Prosiding Psikologi, vol 4, no 1, ISSN:2460-6448.

Hatane, S. & Foedjiwati (2005). Pengaruh kepuasan konsumen terhadap kesetiaan merk. Artikel Universitas Kristen Petra Surabaya. pp. 74-82

Hawkins, D.I., Best, R.J. & Coney, K.A. (2001) Consumer Behavior Building Marketing Strategy, Tenth Edition, International Edition, McGraw Hill.

Henrietta, P. (2012). Impulsive buying pada dewasa awal di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 11(2), 1-6. Diakses dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/6696.

Hurlock, E.B. (1990). Developmental Psychology: a Lifespan Approach. (terjemahan oleh istiwidayanti). Jakarta: Erlangga Gunarsa.

Hurlock, E.B. (2004). Psikologi Perkembangan: Suatu Perkembangan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Kelima). Jakarta: Erlangga.

Ibrahim, M.F. & Ng, C.W. (2002). Determinant of entertaining shopping experiences and their link to consumer behaviour: case studies of shopping centres in Singapore. Journal of Leisure Properties Management. Vol. 2, No. 4, pp. 338-357.

Iskandar (2018). Orang Indonesia Habiskan Rp 146 Triliun untuk Berbelanja Online. Liputan6 online. Diakses dari https://www.liputan6.com/tekno/read/3326217/orang-indonesia-habiskan-rp-146-triliun-untuk-belanja-online.

Jatmiko, B.P. (Agustus, 2015). OJK. Orang Indonesia Makin Konsumtif. Kompas Online. Diakses dari https://ekonomi.kompas.com/read/2015/08/08/110746226/OJK.Orang.Indonesia.Makin.Konsumtif.

Kacen, J.J. & Lee, J.A (2002). The influence of culture on consumer impulsive buying behavior. Journal of consumer psychology. 12(2):163-76.

Khawaja, L. (2018). Factors Influencing Consumer Behavior toward Impulse Buying. Journal in Researchgate. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/329013866.

Lesmana, T. (2017). Hubungan antara Mindfulness dan pembelian impulsif pada Remaja Perempuan yang Melakukan Shopping Online. Jurnal Psibernetika. Vol 10 (2): 81-91. ISSN 1979-3707. Versi Online : http://journal.ubm.ac.id e-ISSN 2581-0871.

Loudon, D.L, & Bitta, D. (1993), Consumer Behavior: Concepts and Application, Singapore: Mc.Grow-Hill, Inc.

Maharani (2018). Fenomena Demam Coffee Shop. Kumparan online. Diakses dari https://kumparan.com/@kumparanfood/fenomena-mewabahnya-demam-coffee-shop-di-indonesia.

Mahesa (2018). Siswa SMK di Bangkalan Nekat Mencuri Motor untuk Membeli HP. Berita Online Maduracorner. Diakses dari https://www.maduracorner.com/siswa-smk-di-bangkalan-nekat-mencuri-motor-untuk-membeli-hp/.

Mowen, J.C. & Minor, M. (2002). Perilaku Konsumen: Jilid 2. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.

Muslihah. (2017). Mengaku Ingin Baju Baru, Tiga Remaja Jadi Pelaku Begal. Berita Online Kompas. Diakses dari https://regional.kompas.com/read/2017/09/28/23230131/mengaku-ingin-beli-baju-baru-tiga-remaja-jadi-pelaku-begal.

Nisa', L.K. (2015). Hubungan konsep diri dengan pembelian impulsif (impulsive buying) produk pakaian pada mahasiswi UIN MALIKI Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Diakses dari http://etheses.uin-malang.ac.id/1656/.

Oping, N., Lapian, S.L.H.V., Joice & Soegoto, A.S. (2015). Pengaruh Faktor Psikologis Konsumen Terhadap Impulsif Buying pada Produk Konsumsi Rumah Tangga di Sakura Mart Amurang. Jurnal EMBA. ISSN 2303-1174 Vol.3 No.4, 104-116.

Peter, J. P., & Olson, J. C. (2005). Consumer Behaviour and Marketing Strategy (7th ed). New York: McGraw-Hill.

Putera, A.D. (2018). Jumlah Pembeli Online Indonesia Capai 119 persen dari Populasi. Diakses dari https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/07/164100326/jumlah-pembeli-online-indonesia-capai-119-persen-dari-populasi.

Primadhyta, S. (2015). dalam cnnindonesia. Diakses dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20151102182452-92-88999/generasi-millenial-ri-paling-impulsif-belanja-barang-mewah pada tanggal 1 Februari 2019.

Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rook, D.W. (1987). The Buying Impulse. The Journal of Consumer Research, Vol. 14, No. 2, 189-199.

Rook, D.W. & Gardner, M.P. (1987) Affective Antecedents to Impulse Buying Behavior. Working Paper, New York University. New York: NY 1003.

Saliyo (2012). Konsep Diri dalam Budaya Jawa. Buletin Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Vol. 2 N0.1-2 ISSN 0854-7108.

Schiffman, LG. & Kanuk, LL. (2004). Consumer behavior, 8th International edition. Prentice Hall.

Seniati, L., Yulianto, A., & Setiadi, B.N. (2011). Psikologi Eksperimen. Jakarta: PT Indeks.

Setiadi, N.J. (2003), Perilaku Konsumen Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Swaratunaiku. (2016). Ternyata Milenial itu Suka Impulsif Waktu Belanja. Diakses dari https://swara.tunaiku.com/gayahidup/ternyata-millenial-itu-suka-impulsif-sewaktu-belanja.

Verplanken, B. & Herabadi, A. (2001) Individual Differences in Impulse Buying Tendency: Feeling and No Thinking. European Journal of Personality, 15, S71-S83. http://dx.doi.org/10.1002/per.423.

Virvilaite, R. & Saladiene, V. (2012). Models investigation of factors affecting consumer impulsive purchase behavior in retail environment. Journal of Economics and Management, 17 (2). Diakses dari http://www.ecoman.ktu.lt/index.php/Ekv/article/viewFile/2196/1706 pada tanggal 14 Januari 2018

Vohs, K.D., & Faber, R.J. (2007). Spent resources: Self-regulatory resource availability affects impulse buying. Journal of Consumer Research, 33(4), 537-547. https://doi.org/10.1086/510228.

Published
2020-06-29
How to Cite
AliyatiP. D., NoviekayatiI., & FaridM. (2020). Pengaruh Pelatihan Konsep Diri terhadap Kecenderungan Pembelian Impulsif pada Remaja Akhir di Kabupaten Tulungagung. Indonesian Psychological Research, 2(2), 55-64. https://doi.org/10.29080/ipr.v2i2.227