Post Traumatic Growth pada Wanita yang Bercerai

  • siti nur asiyah
  • Risna Amalia UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Wanita Dewasa Awal, Post Traumatic Growth, Bercerai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan post traumatic growth menuju perubahan yang positif pada wanita pasca perceraian. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth menuju perubahan hidup yang positif pada individu setelah perceraian. Partisipan pada penelitian ini terdapat 3 subjek yakni dengan karakteristik jenis kelamin perempuan, telah bercerai, usia dewasa awal (20-30 tahun) dan telah mengalami post traumatic growth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang berlandaskan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa hal yang menunjang gambaran post traumatic growth dan faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth yang meliputi pengolahan emosi yang baik serta menumbuhkan motivasi dalam diri akan kemungkinan-kemungkinan baru. Kemudian terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi aspek post traumatic growth pada wanita yang bercerai. Faktor eksternal adalah dorongan dan motivasi kedua orang tua serta dukungan dari teman-teman terdekat sehingga memicu penguatan faktor internal yang meliputi, faktor peningkatan spiritualitas, kekuatan dalam diri dan relasi sosial semakin baik.

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan post traumatic growth menuju perubahan yang positif pada wanita pasca perceraian. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth menuju perubahan hidup yang positif pada individu setelah perceraian. Partisipan pada penelitian ini terdapat 3 subjek yakni dengan karakteristik jenis kelamin perempuan, telah bercerai, usia dewasa awal (20-30 tahun) dan telah mengalami post traumatic growth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang berlandaskan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa hal yang menunjang gambaran post traumatic growth dan faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth yang meliputi pengolahan emosi yang baik serta menumbuhkan motivasi dalam diri akan kemungkinan-kemungkinan baru. Kemudian terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi aspek post traumatic growth pada wanita yang bercerai. Faktor eksternal adalah dorongan dan motivasi kedua orang tua serta dukungan dari teman-teman terdekat sehingga memicu penguatan faktor internal yang meliputi, faktor peningkatan spiritualitas, kekuatan dalam diri dan relasi sosial semakin baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Risna Amalia, UIN Sunan Ampel Surabaya

Fakultas Psikologi dan Kesehatan

References

Ahsyari. 2015. Kelelahan Emosional dan Strategi Coping pada Wanita Single Parent. Jurnal Psikologi. Vol 3, 1, 422-432.

Antasari. 2011. Peran Dukungan Sosial terhadap Pertumbuhan Pasca Trauma: Studi Meta-Analisis. Jurnal Psikologi. Vol 6 No 1.

Dariyo, A. 2003. Psokologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Dekel, S., Ein-Dor, T & Solomon, Z. 2012. Post Traumatic Growth and Post Traumatic Distress: A Longitudinal Study. Psychological Trauma: Theory, Research, Practice and Policy. Vol 4, 1, 94-101.

Desmita. 2013. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Haditono, S.R. 2006. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada Univaersity Press.

Hagenaars, M.I.A & Agnes, V.M. 2010. Post Traumatic Growth in Exprosure Therapy for PTSD. Journal of Traumatic Stess. Vol 23, 4, 504-508.

Hamka. 2017. Falsafah Hidup Memecahkan Rahasia Kehidupan Berdasarkan Tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jakarta: Replubika Penerbit.

Hotmauli. 2008. Kecemasan Pasca Bercerai pada Wanita Dewasa Awal. Jurnal Psikologi.

Hurlock, E.B. 1980. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Istiqomah. 2015. Post Traumatic Growth pada Penderita Kanker Payudara Pasca Mastektomi. Skripsi Psikologi.

Jahja, Y. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Jhoseph, S. 2009. Growth Following Adversity: Positive Psychological Perspectives on Post Traumatic Stress. Journal of Psychological Topics. Vol 18, 2. 335-344.

Kartika. 2014. Resiliensi pada Single Mother Pasca Perceraian. Jurnal Psikologi.

Kunst, Winkel & Bogaerts. 2010. Post Traumatic Growth Moderates the Associaton between Violent Revictimization and Persisting PTSD Symptoms in Victims of Interpersonal Violence: A Six-Month Follow-Up Study. Journal of Social and Clinical Psychology. Vol 29, No 5, 2010, pp. 527-545.

Mahleda & Hartini. 2012. Post Traumatic Growth pada Pasien Kanker Payudara Pasca Mastektomi Usia Dewasa Madya. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental. Vol 1 No 2.

Muslimah. 2012. Konsep Diri pada Janda Cerai (Studi Kasus pada Wanita yang Menjadi Orang Tua Tunggal). Skripsi Psikologi.

Papilia, D.E. dkk. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta: Kencana.

Poerwandari, E.K. 2005. Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Jakarta: LPSP3 UI.

Rachmawati & Halimah. 2015. Studi Deskriptif Mengenai Gambaran Post Traumatic Growth (PTG) pada Wanita Penderita Kanker Payudara Pasca Mastektomi di Bandung Cancer Sosiety (Bcs). Prosiding Psikologi. ISSN: 2460-6448.

Rahma & Widuri. 2011. Post Traumatic Growth pada Penderita Kanker Payudara. Humanitas. Vol VIII No 2.

Retnowati. 2010. Kecemasan pada Wanita Dewasa Muda Setelah Mengalami Perceraian. Jurnal Psikologi.

Santrock, J.W. 1995. Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup) jilid 2). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Sarafino, E.P. 2014. Health Psychology: Biopsychosocial Interaction 8th. United States: John Wiley & Sons, Inc.

Sasongko, R.D., dkk. 2011. Resiliensi pada Wanita Usia Dewasa Awal Pasca Perceraian di Senandung Mulyo. Jurnal Psikologi.

Shafira, F. 2011. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Post Traumatic Growth pada Recovering Addict di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Terapi dan Rehabilitasi BNN Lido. Skripsi Psikologi.

Snyder, C.R & Lopez, S.J. 2009. Handbook of Positive Psychology. New York: Oxford University Press.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA, cv.

Sukirna. 2014. Post Traumatic Growth pada Anak-anak yang Mengalami Peristiwa Traumatik: Eksplorasi Peran Perubahan Keyakinan Dasar, Pikiran Ruminatif dan Dukungan Sosial. Jurnal Psikologi Indonesia. Vol XI No 1, 14-27.

Tedeschi, R.G & Calhoun, L.G. 2006. Handbook of Post Traumatic Growth Research and Practice. London: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

Tedeschi, R.G & Calhoun, L.G. 2013. Post Traumatic Growth in Clinical Practice. New York: Routledge Taylor & Fracis, LLC.

Werdel, M.B & Wicks, R.J. 2012. Primer on Post Traumatic Growth: An Introduction and Guide. Canada: John Wiley & Sons, Inc.

https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/893 (Diakses pada tanggal 3 Mei 2017).

Published
2020-01-14
How to Cite
asiyah siti nur, & AmaliaR. (2020). Post Traumatic Growth pada Wanita yang Bercerai. Indonesian Psychological Research, 2(1), 22-28. https://doi.org/10.29080/ipr.v2i1.218